#J News-Ekonomi: 1.000 UMKM terbantu dengan platform Belajarlagi.id

Saturday, 28 December 2024 | admin |

Jakarta, 28 Desember 2024. Sejak didirikan pada 2021, Belajarlagi terus berperan aktif dalam memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Platform ini telah berhasil membantu lebih dari 1.000 UMKM melalui berbagai program pelatihan, baik internal maupun eksternal, yang bekerja sama dengan berbagai mitra strategis.



Dukungan ini datang dari sejumlah institusi terkemuka, termasuk Asian Development Bank (ADB), serta UMKM binaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang difasilitasi oleh Pegadaian dan Pertamina. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan UMKM agar dapat meraih peluang di era digital yang terus berkembang.

UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyak yang masih menghadapi kesulitan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Belajarlagi hadir untuk membantu menjembatani kesenjangan ini, dengan menawarkan pelatihan yang komprehensif mulai dari digital marketing, optimalisasi media sosial, hingga pemanfaatan marketplace dan strategi pemasaran modern, agar UMKM dapat lebih cepat beradaptasi dan berkembang di pasar global yang semakin kompetitif.

Pada 2022, Belajarlagi bekerja sama dengan ADB untuk memberikan pelatihan kepada 15 UMKM terpilih di Solo, yang fokus pada penguatan keterampilan digital marketing, pengelolaan platform penjualan daring, serta teknik branding untuk meningkatkan daya saing produk UMKM lokal.

Selain itu, program pelatihan juga digelar bersama UMKM binaan Kemendagri yang difasilitasi oleh Pegadaian dan Pertamina di Jakarta, dengan melibatkan 60 peserta dari berbagai sektor usaha. Pelatihan ini mengkombinasikan teori dan praktik melalui mentoring intensif dan monitoring, memastikan bahwa peserta dapat langsung mengaplikasikan materi yang dipelajari ke dalam bisnis mereka sehari-hari.

Hasil dari program-program pelatihan ini sangat menggembirakan. Banyak UMKM yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemahaman ekosistem digital. Mereka mulai memanfaatkan media sosial untuk pemasaran, mengoptimalkan platform marketplace, serta menerapkan metode penjualan interaktif seperti live selling. Peningkatan keterampilan ini berdampak langsung pada peningkatan penjualan dan penguatan merek UMKM di pasar yang kompetitif.

Selain transformasi digital, UMKM yang terlibat juga semakin adaptif terhadap perubahan tren pasar. Dengan pendampingan berkelanjutan, Belajarlagi memastikan bahwa pelaku usaha mampu merespons dinamika pasar, mengadopsi teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), dan memanfaatkan peluang yang muncul seiring dengan peningkatan literasi digital masyarakat.

Para peserta pelatihan menyampaikan apresiasinya terhadap pendekatan yang komprehensif ini. Banyak dari mereka merasakan manfaat langsung, seperti peningkatan trafik penjualan online, keberhasilan menarik konsumen baru, dan kemudahan dalam membangun jejaring dengan sesama UMKM serta mentor ahli. Koneksi dan jejaring ini membentuk ekosistem UMKM yang saling mendukung, yang mempercepat pertumbuhan dan inovasi.

Kolaborasi antara Belajarlagi, ADB, UMKM binaan Kemendagri, serta dukungan dari lembaga seperti Pegadaian dan Pertamina, menjadi model kemitraan strategis yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain. Seiring dengan perkembangan ekonomi digital, diharapkan semakin banyak UMKM yang dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan visi jangka panjang ini, Belajarlagi terus berkomitmen untuk menjadi mitra pengembangan kapasitas yang andal, membantu UMKM tetap tangguh dan relevan di era digital yang terus berubah. Program-program yang telah dan akan dilaksanakan menunjukkan bahwa melalui sinergi berbagai pihak, UMKM Indonesia siap untuk maju lebih jauh.


Labels: J News Ekonomi